Jual Sepatu Safety
Pengertian Sepatu Safety
Sepatu Safety yaitu Sepatu untuk Keselamatan Bekerja. Mungkin kebanyakan orang belum mengetahui bahwa ada sepatu yang dibuat khusus untuk lingkungan kerja separti di lingkungan/kalangan industri ataupun konstruksi. Sepatu jenis ini juga gunakan untuk para bikers atau pengendara motor dan juga Cheff Restauran. Sepatu ini memiliki pelindung baja pada bagian depan, untuk melindungi jari kaki anda dari benda berat yang jatuh menimpa kaki anda. Artikel ini kami muat juga untuk mengkampanyekan keselamatan kerja, bukan hanya kaki sepenuhnya, akan tetapi juga bagian tubuh lainnya.
Saat mendengar kata pekerja konstruksi, mungkin anda langsung berfikir seperti ini i:
jual sepatu safety
Dr.OSHA safety shoes
Ya.. memang ada benarnya juga, karena pekerja konstruksi yang memiliki resiko paling tinggi, sayangnya di Indonesia masih sangat kurang kesadaran akan hal itu. Seperti contohnya di foto berikut ini:
Lihat mereka bekerja tanpa alas kaki ata pelindung kaki yang memadai.
Jual-sepatu-safety-proyek-bangunan-kontraktor-industrial
Atau mungkin yang ini? Hanya memakai sendal jepit. Apakah itu tidak bahaya? Padahal bisa saja ada paku, ataupun kejatuhan palu serta benda-benda tajam berbahaya lainnya. Apalagi jika sedang aktif bekerja seperti mengaduk semen, sudah sering sekali kita melihat kejadian kecelakaan kaki separti kaki terkena sekop.
jual sepatu safety
Selain pekerja konstruksi, Chef atau juru masak/Koki Masak restaurant, juga memakai sepatu safety, Biasanya untuk Chef yang diutamakan adalah slip resistance, karena mereka bekerja dalam lingkungan yang relatif di dapur yang basah ataupun licin karena minyak dsb.
Anda perhatikan gambar di bawah ini. Chef memakai/mengenakan sepatu safety.
jual sepatu safety
Bahkan petugas kesehatan pun juga harus memakai sepatu safety shoes, bayangkan jika dalam kondisi darurat, dokter atau susternya yang mengalami kecelakaan kerja, ingin menolong pasien malah terbawa/ikut celaka.
jual sepatu safety
Agar lebih jelas, berikut penjelasannya.
Sepatu safety shoes memiliki beberapa kategori yang disesuaikan dengan fiturnya:
S1: Antistatic properties, energy absorbed in the heels.
S2: Same as S1 + resistance to water penetration and absorption.
S3: Same as S2 + penetration resistance (midsole) and cleated sole.
S4: Same as S1 but made of rubber (or other polymeric types) and therefore 100% waterproof.
S5: Same as S4 + penetration resistance (midsole) and cleated sole.
Kategori di atas merupakan standard yang dianut atau di tentukan oleh standard EN ISO 20345: 2004 yang sudah memiliki fitur benturan sebesar 200 joules.
S1: Pada umumnya sepatu safety shoes yang beredar di pasaran adalah kategori S1, yaitu hanya memiliki fitur steel toe (fitur wajib) dan anti static.
S2: Sama seperti S1 tetapi ditambahkan fitur Water Resistance. Jangan sampai anda salah memahami, Water Resistance maksudnya Tahan Air, bukan berarti Anti Air. Fitur ini dimaksudkan jika Anda bekerja di lingkungan yang basah tidak akan menyerap masuk ke dalam sol sepatu.
S3: Sama seperti S2, tetapi ditambahkan fitur Mid Sole Steel, yaitu sebuah lapisan besi baja yang diletakkan di dalam sol-nya, agar kaki terlindungi dari tusukan paku dari bagian bawah sol-nya.
S4: Sama seperti S1, tetapi bahannya terbuat dari karet, yang berarti juga Tahan Air. Tetapi jangan salah artikan, S4 lebih tinggi dari S3, sebab S4 menganut fitur S1, hanya saja bahannya terbuat dari karet.
S5: Sama seperti S4, tapi ditambahkan fitur Mid Sole Steel, yang mengamankan kaki anda dari tusukan paku atau benda besi tajam lainnya.
Selain dari kategori di atas, masih ada istilah-istilah lain yang perlu anda ketahui seputar jenis-jenis sepatu safety.
Berikut Jenis-Jenis Sepatu Safety
A: Static Safety Shoe
E: Absorption of shock in the heel of the boot security
FW: Safety shoes with oil resistant outsole
P: safety shoe insole with steel anti-perforation
HRO: safety shoe sole contact with heat resistant to contact
CI: safety shoe with cold insulation
HI: safety shoe with heat insulation
WR: water resistant safety shoe
WRU: safety shoe upper Waterproof
M: Safety shoes with metatarsal protection
CR: Safety shoe shank that resists breaking
Tidak hanya standar luar negeri saja, tetapi Indonesia juga sudah mempunyai standar tersendiri, meskipun masih mengacu dari standar luar negeri yang sudah establish.
Salah satu yang dapat dijadikan standar adalah SNI 0111: 2009.
Menurut SNI 0111: 2009 sepatu keselamatan dibagi menjadi lima tipe, yaitu:
Tipe A : adalah disain pendek ( a low shoe)
Tipe B : adalah disain pergelangan kaki ( angkle boot)
Tipe C : adalah disain setengah lutut (half – knee boot)
Tipe D : adalah disain setinggi lutut (keen – height boot)
Tipe E : adalah disain setinggi diatas lutut (high boot)
Tipe 1 : adalah tambahan tinggi sepatu sesuai panjang kaki pemakai
jual sepatu safety
pengertian dan definisi sepatu safety shoes
Keterangan:
Kulit bagian atas sepatu
Bagian depan
Bagian samping
Lidah
Pelisir atas
Tempat mata ayam
Mata ayam
Lapis
Lapis busa
Pengeras depan
Tatakan
Tali sepatu
Garis tepi sepatu
Pengeras belakang
Sol luar
Sol dalam
Sol tengah
Plat baj
Kembangan sol
Hak
Semoga bermanfaat ya Sahabat OSHA..! Keep Safety..Think Safety, Think DrOSHA!</div>
Pengertian Sepatu Safety
Sepatu Safety yaitu Sepatu untuk Keselamatan Bekerja. Mungkin kebanyakan orang belum mengetahui bahwa ada sepatu yang dibuat khusus untuk lingkungan kerja separti di lingkungan/kalangan industri ataupun konstruksi. Sepatu jenis ini juga gunakan untuk para bikers atau pengendara motor dan juga Cheff Restauran. Sepatu ini memiliki pelindung baja pada bagian depan, untuk melindungi jari kaki anda dari benda berat yang jatuh menimpa kaki anda. Artikel ini kami muat juga untuk mengkampanyekan keselamatan kerja, bukan hanya kaki sepenuhnya, akan tetapi juga bagian tubuh lainnya.
Saat mendengar kata pekerja konstruksi, mungkin anda langsung berfikir seperti ini i:
jual sepatu safety
Dr.OSHA safety shoes
Ya.. memang ada benarnya juga, karena pekerja konstruksi yang memiliki resiko paling tinggi, sayangnya di Indonesia masih sangat kurang kesadaran akan hal itu. Seperti contohnya di foto berikut ini:
Lihat mereka bekerja tanpa alas kaki ata pelindung kaki yang memadai.
Jual-sepatu-safety-proyek-bangunan-kontraktor-industrial
Atau mungkin yang ini? Hanya memakai sendal jepit. Apakah itu tidak bahaya? Padahal bisa saja ada paku, ataupun kejatuhan palu serta benda-benda tajam berbahaya lainnya. Apalagi jika sedang aktif bekerja seperti mengaduk semen, sudah sering sekali kita melihat kejadian kecelakaan kaki separti kaki terkena sekop.
jual sepatu safety
Selain pekerja konstruksi, Chef atau juru masak/Koki Masak restaurant, juga memakai sepatu safety, Biasanya untuk Chef yang diutamakan adalah slip resistance, karena mereka bekerja dalam lingkungan yang relatif di dapur yang basah ataupun licin karena minyak dsb.
Anda perhatikan gambar di bawah ini. Chef memakai/mengenakan sepatu safety.
jual sepatu safety
Bahkan petugas kesehatan pun juga harus memakai sepatu safety shoes, bayangkan jika dalam kondisi darurat, dokter atau susternya yang mengalami kecelakaan kerja, ingin menolong pasien malah terbawa/ikut celaka.
jual sepatu safety
Agar lebih jelas, berikut penjelasannya.
Sepatu safety shoes memiliki beberapa kategori yang disesuaikan dengan fiturnya:
S1: Antistatic properties, energy absorbed in the heels.
S2: Same as S1 + resistance to water penetration and absorption.
S3: Same as S2 + penetration resistance (midsole) and cleated sole.
S4: Same as S1 but made of rubber (or other polymeric types) and therefore 100% waterproof.
S5: Same as S4 + penetration resistance (midsole) and cleated sole.
Kategori di atas merupakan standard yang dianut atau di tentukan oleh standard EN ISO 20345: 2004 yang sudah memiliki fitur benturan sebesar 200 joules.
S1: Pada umumnya sepatu safety shoes yang beredar di pasaran adalah kategori S1, yaitu hanya memiliki fitur steel toe (fitur wajib) dan anti static.
S2: Sama seperti S1 tetapi ditambahkan fitur Water Resistance. Jangan sampai anda salah memahami, Water Resistance maksudnya Tahan Air, bukan berarti Anti Air. Fitur ini dimaksudkan jika Anda bekerja di lingkungan yang basah tidak akan menyerap masuk ke dalam sol sepatu.
S3: Sama seperti S2, tetapi ditambahkan fitur Mid Sole Steel, yaitu sebuah lapisan besi baja yang diletakkan di dalam sol-nya, agar kaki terlindungi dari tusukan paku dari bagian bawah sol-nya.
S4: Sama seperti S1, tetapi bahannya terbuat dari karet, yang berarti juga Tahan Air. Tetapi jangan salah artikan, S4 lebih tinggi dari S3, sebab S4 menganut fitur S1, hanya saja bahannya terbuat dari karet.
S5: Sama seperti S4, tapi ditambahkan fitur Mid Sole Steel, yang mengamankan kaki anda dari tusukan paku atau benda besi tajam lainnya.
Selain dari kategori di atas, masih ada istilah-istilah lain yang perlu anda ketahui seputar jenis-jenis sepatu safety.
Berikut Jenis-Jenis Sepatu Safety
A: Static Safety Shoe
E: Absorption of shock in the heel of the boot security
FW: Safety shoes with oil resistant outsole
P: safety shoe insole with steel anti-perforation
HRO: safety shoe sole contact with heat resistant to contact
CI: safety shoe with cold insulation
HI: safety shoe with heat insulation
WR: water resistant safety shoe
WRU: safety shoe upper Waterproof
M: Safety shoes with metatarsal protection
CR: Safety shoe shank that resists breaking
Tidak hanya standar luar negeri saja, tetapi Indonesia juga sudah mempunyai standar tersendiri, meskipun masih mengacu dari standar luar negeri yang sudah establish.
Salah satu yang dapat dijadikan standar adalah SNI 0111: 2009.
Menurut SNI 0111: 2009 sepatu keselamatan dibagi menjadi lima tipe, yaitu:
Tipe A : adalah disain pendek ( a low shoe)
Tipe B : adalah disain pergelangan kaki ( angkle boot)
Tipe C : adalah disain setengah lutut (half – knee boot)
Tipe D : adalah disain setinggi lutut (keen – height boot)
Tipe E : adalah disain setinggi diatas lutut (high boot)
Tipe 1 : adalah tambahan tinggi sepatu sesuai panjang kaki pemakai
jual sepatu safety
pengertian dan definisi sepatu safety shoes
Keterangan:
Kulit bagian atas sepatu
Bagian depan
Bagian samping
Lidah
Pelisir atas
Tempat mata ayam
Mata ayam
Lapis
Lapis busa
Pengeras depan
Tatakan
Tali sepatu
Garis tepi sepatu
Pengeras belakang
Sol luar
Sol dalam
Sol tengah
Plat baj
Kembangan sol
Hak
Semoga bermanfaat ya Sahabat OSHA..! Keep Safety..Think Safety, Think DrOSHA!</div>
Tidak ada komentar:
Posting Komentar